Sabtu, 02 Mei 2015

REVIEW STUDI BUDAYA (13/04/15)

Faktor - faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian :
  • budaya
  • sosial
  • pribadi
  • psikologis

FAKTOR BUDAYA : SUBBUDAYA 
Budaya terdiri dari subbudaya yang lebih kecil, yang menyediakan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik bagi anggotanya, yaitu seperti : kebangsaan, agama, kelompok ras dan wilayang geografis.
contoh : kelompok orang yang mempunyai ras China akan merespon benda secara berbeda jika dibandingkan dengan kelompok orang India.


FAKTOR SOSIAL
Keadaan hubungan sosial seseorang. 
  • kebutuhan orang yang sudah menikah akan berbeda dengan orang yang masih lajang
  • kebutuhan orang yang sudah mempunyai anak akan berbeda dengan orang yang belum mempunyai anak
  • kebutuhan orang yang tinggal di rumah bersama keluarga akan berbeda dengan orang yang tinggal sendiri (nge-kost)
  • kebutuhan orang yang bergaul dengan kalangan high-class akan berbeda dengan yang bergaul dengan anak jalanan

 FAKTOR PRIBADI
  • usia dan tahap dalam kehidupan
  • pekerjaan
  • kondisi ekonomi
  • gaya hidup
  • kepribadian dan konsep diri

FAKTOR PSIKOLOGIS
  • motivasi : ada yang mendorong manusia untuk membeli sesuatu. Terbagi menjadi 2 yaitu , BIOGENIK (kondisi fisiologis, misal lapar, haus, tidak nyaman) dan PSIKOLOGIS (pengakuan, penghargaan, keanggotaan dalam suatu kelompok tertentu)
  • persepsi : muncul dalam pembelajaran dan menimbulkan sikap. contoh : orang yang terkena penyakit diabetes akan membeli produk diet coke

REVIEW STUDI BUDAYA (06/04/15)

SUBCULTURE

Merupakan sekelompok orang yang menjadi bagian dari sebuah budaya yang besar, yang memiliki nilai, norma dan lifestyle tersendiri. Terbentuk karena estetika dan pandangan terhadap konsep hidup, interest dan pengalaman yang sama.

Jenis-jenis subculture terbagi menjadi :
  • terbentuk dengan harmonis dalam masyarakat. contoh : kelompok hobi, arisan, bakti sosial, agama, jenis kelamin, usia, pekerjaan, kelas sosial
  • terbentuk dengan perlawanan. contoh : geng motor, pengamen berkostum punk, begal, kelompok transgender
  • berbentuk organisasional. ada pendaftaran, ritual penerimaan, struktural dan tidak struktural
 SUBCULTURE "HARMONIS" :
  • anak-anak layangan
    sekelompok orang yang dianggap kampungan karena memiliki perilaku yang berbeda, misalnya cara menulisnya unik menggunakan angka
  • lifestyle (activities, interest, opinion)-nya berbeda dengan yang non-alay. walaupun menimbulkan ketidaksukaan, tapi masih terbilang harmonis karena tidak berbahaya
  • orang-orang club motor
    memiliki sikap tertentu terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan motor. contoh : club motor honda beat, club motor vario

 
COUNTERCULTURE
  • sekelompok orang dalam budaya tertentu yang membedakan dirinya dari kelompok dimana mereka berada
  • kelompok budaya yang antimainstream, yang terbentuk untuk melawan budaya yang besar / dominan, dengan alasan kemuakan
  • sulit untuk hidup berdampingan dengan budaya yang besar karena mereka menolak semua nilai-nilai yang ada pada budaya tersebut
  • melawan norma dan nilai yang ada dan tersebar dalam satu kelompok budaya. 
Budaya counterculture ini terjadi karena mereka ingin agar kelompok lainnya berpikir / memiliki keyakinan yang sama dengan mereka.

contoh budaya counterculture :
  • geng motor (organisasional) terbentuk karena ketidakpuasan remaja sehingga melawan aturan atau hukum yang ada di masyarakat
  • LGBT (Lesbian Gay Bisexual Transgender)
    melawan hukum agama
  • Hippies  
    • kelompok yang terbentuk karena menentang peperangan pada tahun 1960-an, mendukung kebebasan dan menolak norma sosial dan agama. kelompok ini membuat barang-barang sendiri untuk digunakan (DIY).
    • selalu menggunakan warna-warna yang ceria dan menggunakan lambang "peace" 
 

Punk 
  • muncul pada tahun 1960-an di London dan NYC karena menentang peperangan. mereka menentang kapitalisme dan anti materialisme sehingga mereka membuat barang-barang kebutuhannya sendiri (pencetus DIY)
  • aksesorisnya menggunakan besi besi duri karena diambil dari produk sisa industri 



  • Hiphop, Breakers, Graffiti
    Muncul pada tahun 1970an karena menentang adanya perbudakan kaum afro-amerika berdasarkan warna kulit
  • Anime , manga, cosplay



  • Hipster 
    kelompok antimainstream yang menggabungkan beberapa budaya menjadi satu tanpa tahu makna dibaliknya, sehingga dianggap fake

PERILAKU KONSUMEN , CULTURE DAN SUBCULTURE
Budaya terdiri dari : norma, ritual, adat, kepercayaan, dan aturan. 
  • norma : hukum standar atau acuan tentang apa yang normal dan tidak normal. hukumnya tidak tertulis dan jika melanggar hanya akan dicap tidak baik. 
    contoh : makan dengan tangan kanan, menghormati yang lebih tua, berkata maaf jika salah
  • aturan : hukum formal yang menjadi acuan yang boleh dan tidak. hukum ada secara tertulis, jika dipatuhi maka akan ada hukumannya.
  • kepercayaan : berkaitan dengan apa yang benar dan salah, dinilai secara mental dan diarahkan pada diri sendiri
  • adat : perilaku yang diterima secara luas dan telah dilakukan secara terus menerus dalam waktu yang lama
  • ritual : upacara / rangkaian aksi yang dilakukan berdasarkan aturan yang terbentuk
Dari semua itu, akan membentuk :
  • pola pikir masyarakat
  • perilaku tertentu dalam masyarakat
  • cara masyarakat memprioritas
  • membentuk cara manusia menilai sesuatu
  • membentuk cara pengklasifikasian banyak hal dalam masyarakat
  • membentuk nilai-nilai diri, motivasi diri, dan aktivitas kebiasaan diri


Jumat, 10 April 2015

TUGAS ANALISA - TVC




Produk : Nike



Nike, Inc. adalah satu perusahaan sepatu, pakaian, dan alat - alat olahraga Amerika Serikat yang merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Mereka terkenal karena mensponsori beberapa olahragawan terkenal di dunia seperti Ronaldo, Courtois, Hazard, Ronaldinho, Wayne Rooney, dan masih banyak lagi.. Selai itu mereka juga memiliki perjanjian dengan berbagai tim sepak bola dunia seperti Manchester United, F.C.Barcelona, Juventus, Inter Milan, PSG, dan masih banyak lagi.

SEJARAH SINGKAT




Produk sepatu dan pakaian olahraga Nike dengan mudah diidentifikasi oleh khas logo perusahaan, para "swoosh" tik, dan slogan "Just Do It".
Berbasis dari nama dewi Yunani yang berarti kemenangan, Nike didirikan tahun 1964 ketika atlet sekaligus pengusaha Oregon bernama Phillip Knight, mengagas impor sepatu lari dari Jepang untuk bersaing dengan merek Jerman seperti Adidas dan Puma yang kemudian mendominasi pasar Amerika Serikat. Keuntungannya adalah bahwa sepatu Jepang lebih murah karena tenaga kerja lebih murah di Jepang.
Dia mulai menjual sepatu keliling dengan tujuan di stadion atletik, dimana penjualan secara pelan tapi pasti meningkat secara dramatis. Pada 1970-an, Knight dan perusahaan yang berkembang nya melihat awal revolusi jogging dan mulai mmasaran produk untuk pelari non-profesional juga. Ia lantas segera membuka pasar yang lebih luas dan mengubah image sepatu lari menjadi sepatu fashion dan menarik semua orang dari anak-anak sampai dewasa memakainya.
Pada 1979 Nike telah menguasai setengah pasar di AS dan dengan pendapatan mencapai US $ 149 juta. Pada pertengahan tahun 1980-an posisi perusahaan tampaknya tak tergoyahkan, namun secara mendadak muncul serangan dari pihak saingan yaitu Reebok. Tapi pada tahun 1990 Nike kembali memimpin perusahaan, terutama karena pengenalan dari sepatu “Air Jordan” yang didukung dan dipromosikan oleh bintang basket Michael Jordan.
Hari ini, Nike mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dalam sepatu olahraga, dan merupakan pemain penting dalam pakaian dan aksesoris olahraga. Majalah Fortune melaporkan penjualan sebesar US $ 3,7 miliar pada tahun 1994 dan laba US $ 299 juta (Fortune 1995).Sekitar 60 persen dari penjualan perusahaan di Amerika Serikat, sekitar 30 persen di Eropa dan 5 persen di Asia. (1993 Nike: 25).
Etos perusahaan Nike adalah melibatkan dedikasi yang kuat untuk olahraga dan kebugaran. Staf di kantor pusat perusahaan, Nike Kampus Dunia pada Beaverton, Oregon, diharapkan menghabiskan beberapa jam setiap hari di gym. Mereka dijelaskan oleh direktur Nike sebagai "athletic, outdoor, lets-do-it-together types.
Perusahaan ingin dilihat, dalam kata-kata yang OWII, sebagai "young, American and hi-tech, devoting a lot of attention to research and development"

TANDA DALAM TVC:
  •  Banyak anak - anak remaja yang bermain sepak bola menandakan iklan lebih ditujukan kepada kaum remaja.
  • Diperlihatkan juga anak remaja tersebut berubah menjadi pemain bola terkenal, menandakan kesan bahwa yang memakai sepatu nike tersebut dapat merubah orang biasa menjadi pemain bola terkenal.
  • Diperlihatkan suasana lapangan sepak bola yang berubah menjadi stadion sepak bola yang besar dan menegangkan, menandakan bahwa dengan memakai sepatu nike membuat orang dapat bermain lebih handal seperti layaknya pemain sepak bola di stadion besar.
  • Kebanyakan pemain bola tersebut adalah laki - laki, menandakan produk lebih ke arah maskulin.
  • Diperlihatkan banyak lampu sorot dan keramaian yang ada menandakan suasana stadion sepak bola.


Senin, 30 Maret 2015

REVIEW STUDI BUDAYA (30/03/15)

LIFESTYLE



Konsumsi adalah proses menghabiskan / menggunakan objek-objek tertentu. Proses tersebut memiliki cara yang berbeda-beda pada tiap zaman / masa.

PRAMODERN
  1. jumlah produksi terbatas
  2. produksi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia

MODERN

  1. jumlah barang yang diproduksi berlebihan (revolusi industri)
  2. manusia dipaksa untuk membeli barang secara terus-menerus

POSTMODERN

  • barang-barang yang diproduksi dibuat inovasi baru, merek, dll agar masyarakat tetap konsumtif membeli barang
Berikut ini adalah dua tipe cara untuk membuat masyarakat tetap konsumtif :
1. KANIBALISME
Memproduksi benda / produk baru secara rutin sehingga produk yang lama akan kalah dengan produk yang baru.
contoh : Handphone NOKIA mengeluarkan tipe baru setiap beberapa bulan sekali.

2. GUE BANGET
Menambahkan nilai-nilai tertentu, membuat produk khusus / spesial untuk orang-orang tertentu sehingga orang akan beranggapan bahwa produk tersebut sangat sesuai dengan dirinya.

NEEDS VS WANTS

  • Baudrillad : yang dikonsumsi bukan nilai gunanya, tapi nilai simbolis yang sifatnya abstrak dan terkonstruksi.
    • Konsumsi membutuhkan manipulasi simbol-simbol secara aktif untuk memanjakan hasrat. contoh :
      1. jika memakai shampoo X , berarti seorang pecinta lingkungan
      2. jika memakai sepatu Y ,  berarti seorang traveller sejati
      3. jika meminum Z , berarti seorang party-goers 
     
  • PERGESERAN MAKNA KONSUMSI : Konsumsi adalah proses objektifikasi, mengeksternalisasi dan menginternalisasi diri lewat objek-objek sebagai medianya. (Yasraf Amir Pillian) 

REVIEW STUDI BUDAYA (23/03/2015)

Istilah gender dan sex pasti sudah sering didengar kan? Sebenarnya apa bedanya?

Gender sebenarnya dibedakan berdasarkan budaya yaitu maskulin dan feminin, sedangkan sex dibedakan berdasarkan ciri-ciri biologis misalnya jenis kelamin atau ciri-ciri fisik lainnya pada perempuan atau laki-laki.
Laki-laki merupakan sosok yang superior dan perempuan merupakan sosok yang inferior. Mitos mengatakan bahwa perempuan harus bisa masak , menjahit dll. Lama kelamaan hal itu dianggap sebagai ideologi.


GENDER TYPING
Merupakan proses dimana seorang anak menyadari gendernya dan bertindak sesuai dengan nilai dan atribut tersebut. Proses bagaimana si anak menyadari gendernya adalah dengan adanya orang-orang disekitarnya yang mempengaruhi.
contoh :

  1. anak laki-laki tidak boleh main boneka
  2. anak laki-laki memakai pakaian berwarna biru dan menggunakan celana
  3. anak perempuan tidak boleh memanjat pohon
  4. anak perempuan memakai pakaian berwarna pink dan menggunakan rok
Laki-laki adalah sosok superior, jadi akan dianggap aneh dan turun kelas jika mengerjakan pekerjaan perempuan. Misalnya menjadi hairstyles.
Perempuan adalah sosok inferior, jadi akan dianggap hebat dan naik kelas jika mengerjakan pekerjaan laki-laki. Misalnya menjadi direktur, montir, dll.

GENDER BASED BELIEF
Merupakan kepercayaan yang dimiliki oleh seorang anak berdasarkan proses gender typing.
contohnya : anak perempuan yang bermain masak-masakan karena beranggapan bahwa perempuan harus bisa memasak nantinya.

GENDER STEREOTYPES


  1. Generalisasi sederhana tentang atribut, perbedaan, peran individu, atau kelompok
  2. Berdasarkan asumsi, jarang dikomunikasikan lagi dengan individu yang bersangkutan. Contoh : orang Jawa biasanya medok, lambat/lenje (padahal tidak semua orang Jawa seperti itu)
  3. Bisa positif dan negatif
Contoh generalisasi terhadap gender dan kaitannya pada sex :

  1. perempuan harus keibuan dan bisa masak
  2. laki-laki harus macho dan bisa mencari uang

EMPAT GENDER STEREOTYPES
SIFAT
Perempuan diharapkan untuk menjadi pasif dan penurut, sedangkan laki-laki diharapkan untuk menjadi percaya diri dan agresif.

PERILAKU
Kegiatan domestik lebih baik dikerjakan oleh perempuan (mengurus anak, masak, dll), sedangkan kegiatan luar dikerjakan oleh laki-laki (memperbaiki listrik, memperbaiki mobil,dll).

PEKERJAAN
Perempuan lebih cocok dengan pekerjaan seperti sekretaris, perawat, hairstyles, sedangkan laki-laki lebih cocok dengan pekerjaan seperti montir, engineer, pekerja bangunan, dll.

PENAMPILAN FISIK
Perempuan biasanya mungil, anggun, feminin, sedangkan laki-laki biasanya tinggi, berbahu lebar.


GENDER ROLES
Merupakan seperangkat nilai yang diterapkan pada laki-laki dan perempuan oleh masyarakat. Nilai-nilai tersebut dipengaruhi dengan norma sosial.
contoh : laki-laki harus maskulin, bisa memimpin dan bekerja, sedangkan perempuan harus feminin, bisa masak dan mengurus keluarga. 

Senin, 23 Maret 2015

REVIEW STUDI BUDAYA (16/03/2015)

Kekuasaan (sosial)
Kemampuan satu pihak untuk mengendalikan lingkungannya, termasuk perilaku dan pikiran pihak lain.

Kekuasaan dibagi menjadi 2 yaitu,
-             - Kekuasaan yang ada karena pemaksaan
-             -  Kekuasaan yang ada karena sukarela
Hegemoni ( Menuruti si Penguasa dengan Sukarela )
Dominasi atau penguasaan satu pihak dengan pihak lain secara sukarela, berdasarkan kesepakatan.
Contoh : Jika seorang pemimpin membuat sebuah peraturan tertentu, maka pengikutnya akan menuruti aturan tersebut dengan sukarela. Seperti Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung)

Macam- macam hegemoni:
-       Kekuasaan berdasarkan norma masyarakat
Contoh : Hubungan antara pria dan wanita, keluarga dan anak.
-       Kekuasaan yang diberi atas kelas sosial
Contoh : Majikan dengan supirnya

-       Kekuasaan yang diberi atas kelas ekonomi
Contoh : Si Kaya dan Si Miskin

-       Kekuasaan yang diberi atas karisma pribadi atau kelompok
Contoh : Selebriti dan fansnya, Motivator dan pengikutnya.


Hegemoni & Media Massa 
-       Dalam pihak politik
Media massa seharusnya jadi alat untuk mengawasi penguasa, tetapi belakangan ini dipakai untuk menyebarkan kekuasaan, kemudian diterima secara luas menjadi sebuah ideology.
Contoh : Tv One – Prabowo


 
   Metro TV – Jokowi

Minggu, 22 Maret 2015

ANALISA HEGEMONI DAN MEDIA MASSA

Analisa Hegemoni dan Media Massa
Tempat Trend mempengaruhi Gaulnya seseorang.

Loehan Chandra 2112040  &  Victori Damaris 2112030



Istilah “trend” dalam kehidupan sehari-sehari sering digunakan untuk mengungkapkan keadaan dimana suatu hal sedang digemari atau sedang menjadi perhatian kebanyakan orang. Selain kaitannya dengan fashion, trend pun memiliki kaitan erat dengan market business khususnya forex trading. Berbagai ungkapan seperti “Don’t fight the trend”, “Follow the trend”, dan “Trend is friend” menggambarkan betapa pentingnya pemahaman akan trend ini. Ketika mendapati keadaan dimana suatu hal sedang menjadi trend (istilahnya sedang trendy), kebanyakan orang pasti berlomba-lomba untuk memilikinya. Bukan semata-mata untuk kebutuhan, tapi tau sendirilah, supaya gak dibilang ketinggalan zaman atau katro. Gak usah munafik, Anda juga salah satunya kan? Saya juga sama kok hehehe! Begitupula dalam forex trading, jika Anda tidak ingin dikatakan katro (baca: rugi) maka Anda wajib mengikuti trend yang terjadi.

Kali ini saya akan membahas trend tertentu sebagai salah satu ciri "anak gaul masa kini", yaitu Cafe.
Cafe adalah tempat dimana rata-rata anak muda nongkrong, entah hanya untuk makan, mengobrol, mengerjakan tugas, hingga berpacaran. Keberadaan cafe saat ini sudah sangat banyak, bisa kita temui dengan mudah disekitar kita, baik itu cafe kecil atau besar.
Ternyata bukan hanya persaingan antar cafe saja yang terjadi, namun calon-calon pengunjungpun juga. Contoh, dengan berkembangnya media sosial kita bisa saja "check in" cafe dimana kita berada, foto-foto, dll. Dengan begitu keberadaan cafe tersebut bisa diketahui luas oleh masyarakat lain pengguna media sosial tersebut. Namun ada hal lain, yaitu adu gengsi antar pengunjung, dimana ada anggapan "lo gak gaul kalo gak coba cafe ...... ".

Saya pernah mengalaminya, walaupun tidak secara sadar saya lakukan. Suatu ketika teman saya cerita mengenai sebuah cafe baru yang ia kunjungi, dan terkesan ia sudah gaul atau "up to date" karena sudah mengunjunginya, saya pun tak mau ketinggalan dan pergi kesana.

Hal inilah yang terjadi jaman sekarang, dimana "gaul" sudah tergeser maknanya dan lebih mengarah ke trend. Dahulu saya dianggap gaul ketika bisa punya teman banyak atau mainan terbaru.

Kesimpulan :
Seseorang dianggap gaul ketika bisa kenal dengan seseorang yang terkenal, punya gadget baru, pergi ke tempat nongkrong baru, pakaian model terkini, dan masih banyak lagi.
Khususnya, orang dibilang gaul ketika sudah menghampiri cafe baru yang lagi trend. Itu semua mempengaruhi kepada 2 belah pihak langsung, pengunjung dan pemilik cafe.